Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) dan National University Debating Championship (NUDC)

Menyadari pentingnya kompetisi debat bagi peningkatan kualitas lulusan dari Perguruan Tinggi, Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan kegiatan ini melalui kegiatan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) dan National University Debating Championship (NUDC). Maka dari itu, STF Muhammadiyah Tangerang mengambil kesempatan untuk mengikutsertakan mahasiswa-mahasiswa terlibat dalam ajang bergengsi ini, agar terus aktif dalam kegiatan bidang farmasi atau lainnya. Sehingga diharapkan mahasiswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan di lingkungan internal, maupun eksternal kampus.

Mahasiswa STF Muhammadiyah Tangerang, beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 12 Juni 2021, telah melakukan kompetensi debat mahasiswa yang diselenggarakan secara internal oleh bagian kemahasiswaan STF Muhammadiyah Tangerang dengan beberapa dosen dan pimpinan yang terlibat. Kegiatan debat mahasiswa ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat memaparkan argument atau pendapat, mengungkapkan ide, dan berfikir kritis serta logis dalam berdiskusi dan berdebat, baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Karena kompetisi debat ini menuntut mahasiswa untuk memiliki wawasan yang luas, kemampuan berbahasa yang baik, dan kemampuan berargumentasi harus dapat diasah sejak dini. Kemampuan bahasa yang baik akan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat, sedangkan kemahiran dalam berargumentasi akan meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan berdasarkan analisis yang logis dan faktual.

Kegiatan internal ini diikuti oleh beberapa tim dari debat bahasa Indonesia (KDMI) dan beberapa tim dari debat Bahasa Inggris (NUDC). Selanjutnya, dari tim yang menang, diikutsertakan dalam tingkat wilayah IV (Jabar dan Banten), dan setelah itu lanjut ke babak Nasional. Setelah hasil kompetensi debat KDMI dan NUDC ini, terpilih tim pemenang atas nama Marliana Praningrum (semester 4), dan Noor Fauzan Azizil Haq (semester 6) sebagai juara NUDC, sedangkan Bellatrix Nurillahi (semester 4) dan Muhammad Zidane Rusdi (semester 6) sebagai juara KDMI. Saat kompetensi debat internal berlangsung, acara dilakukan dalam rule Asian Parlement.

Saat ini tim NUDC (debat bahasa Inggris) telah menyelesaikan kompetensi di tingkat wilayah, yaitu pada tanggal 21 Juni, dengan mendapatkan 3 mosi. Mosi pertama dilakukan oleh pembicara pertama, sebagai pembicara pembuka pemerintah. Mosi kedua dilakukan oleh pembicara kedua sebagai pembicara pembuka oposisi. Selanjutnya mosi ketiga dilakukan oleh pembicara pertama dan kedua dengan melihat video antara pembuka pemerintah dan pembuka oposisi, dimana pada mosi ketiga ini, mereka sebagai pembicara penutup pemerintah. Semua dilakukan secara daring, dengan merekam video debat mereka masing-masing. Sedangkan untuk debat KDMI (debat Bahasa Indonesia) akan dilaksanakan tanggal 28 Juni 2021 dengan metode dan cara yang sama seperti NUDC. Setelah selesai tahap Wilayah, kemudian lanjut untuk pelaksanaan Kompetensi Debat tingkat Nasional yang diselenggarakan minggu ke-empat bulan Agustus hingga Minggu pertama di bulan September 2021.

 

Penulis : Diana